Oakmoss vs. Moss: Aroma yang Terdengar Sangat Mirip, Namun Berbeda
Aroma moss sering digunakan sebagai bahan untuk menciptakan suatu wewangian. Namun, banyak yang masih menganggap moss dan oakmoss dapat saling menggantikan satu sama lain. Walaupun kedua notes ini terdengar mirip, masing-masing memiliki aroma yang sangat berbeda, bahkan fungsi dan sumbernya pun tidak sama. Karena adanya kesalahpahaman antara kedua notes tersebut, kali ini WangiLoka akan menjelaskan perbedaannya. Simak bareng penjelasannya, yuk!
Apa itu oakmoss yang sebenarnya?

Oakmoss adalah salah satu bahan yang paling disukai oleh para peracik parfum karena aromanya merupakan elemen penting dalam wewangian keluarga chypre. Oakmoss juga dikenal dengan nama Evernia prunastri yang merupakan lumut kerak, biasanya ada di pohon ek di seluruh Eropa dan Afrika Utara dan hanya tumbuh subur di udara yang tidak tercemar. Warnanya bisa bervariasi dari hijau muda hingga hitam, tergantung pada kondisinya yang kering atau lembap dan baunya jauh lebih harum daripada penampilannya.
Oakmoss memiliki aroma earthy woody yang sensual dengan sedikit sentuhan musky ambery dan benar-benar berbeda dari aroma lain dalam palet peracik parfum karena, wanginya juga berfungsi sebagai efek fiksatif untuk memberikan aroma yang lebih tahan lama pada kulit.
Baca juga: Mengenal Parfum Oud: Aroma Timur Tengah yang Mewah
Apa itu "moss" pada wewangian?
Istilah moss pada wewangian bukanlah suatu bahan dasar, melainkan suatu ide aroma parfum. Aroma moss sendiri diciptakan dari berbagai macam notes yang hasil akhirnya disebut accord. Moss accords biasanya dibuat menggunakan bahan sintetis, seperti Evernyl atau aldehida hijau lainnya yang dapat meniru aroma tanah dan dedaunan dengan nuansa kayu yang halus. Aromanya digunakan dalam base accords untuk meningkatkan kombinasi wewangian floral, woody, atau herbal dengan menambahkan kedalaman dan keseimbangan.
Dibandingkan dengan oakmoss, moss memiliki aroma yang tidak terlalu woody dan lebih segar bernuansa green, dengan wangi yang lebih lembut dan tidak terlalu bergetah. Aromanya sangat cocok untuk lilin aromaterapi, diffuser, dan produk perawatan tubuh yang dapat menghadirkan kesan menenangkan yang alami dan koneksi dengan alam.
Mengapa banyak orang masih sering mengira oakmoss dan moss adalah dua hal yang sama?

Kekeliruan ini muncul karena adanya bahasa pemasaran dan daftar aroma wewangian yang sangat banyak. Selain itu, bahan dan efek dalam wewangian yang overlapping juga berpengaruh, sehingga banyak orang yang salah paham akan kedua aroma ini. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mengutamakan indra penciuman terlebih dahulu untuk scent testing.
Baca juga: 6 Parfum Lokal Beraroma Bakery yang Penuh Cita Rasa
Perbedaan profil aroma oakmoss dan moss
Oakmoss: dry, bitter, leathery, inky, earthy
Moss accord: green, damp, airy, forest-like
Secara keseluruhan, oakmoss memberikan aroma yang terstruktur, bertradisi, dan mendalam. Sementara itu, moss lebih mengarah pada nuansa atmosfir, alam, dan emosi yang dihasilkan.
Temukan aroma-aroma parfum lainnya pada fitur fragrance guide WangiLoka.com!





