Kenali Wangi yang Merelaksasi dari Notes Dupa Pada Parfum
Dalam industri parfum, incense atau dupa mengacu pada komposisi wewangian yang meniru aroma dupa yang terbakar, biasanya memiliki aroma woody, spicy, atau resin. Campuran ini sering dikombinasikan dengan aroma floral, herbal, dan spicy untuk menambah kedalaman dan kompleksitas pada wewangian. Campuran dupa dapat dibuat menggunakan bahan alami dan sintetis seperti essential oil, resin, dan bahan kimia aroma buatan. Beberapa bahan yang umum digunakan untuk membuat aroma dupa adalah kemenyan, mur, kayu cedar, nilam, dan cendana.
Awal Mula Aroma Dupa Muncul dan Perkembangannya
Selama berabad-abad, dupa telah digunakan dalam praktik budaya dan spiritual di seluruh dunia. Dupa memiliki kegunaan dalam pembuatan parfum sejak lama, dengan beberapa minyak dupa tertua yang diketahui berasal dari peradaban kuno di Mesir, Cina, dan India. Berbagai budaya menggunakan dupa dalam upacara dan ritual keagamaan yang percaya bahwa dupa memiliki khasiat obat dan aromatik. Dupa juga sudah lama digunakan dalam peribadatan Agama Hindu di Bali. Dalam pembuatan parfum kontemporer, aroma dupa mampu menambah kedalaman dan kompleksitas pada wewangian dan ditemukan dalam banyak parfum yang berbeda.
Aroma Dupa Pada Parfum
![]()
Pada parfum, dupa sering digunakan sebagai base notes yang berarti dapat menawarkan aroma yang kuat dan tahan lama dalam wewangian, serta membantu menyeimbangkan notes lainnya. Aroma dupa dapat berupa woody, spicy, atau resin yang menambahkan kualitas yang hangat, kaya, dan kesan misterius pada wewangian. Campuran dupa biasanya digabungkan dengan notes seperti floral & spicy untuk menghasilkan aroma yang unik dan sophisticated.
Baik bahan alami maupun sintetis dapat digunakan untuk menciptakan aroma dupa untuk parfum. Bahan yang dipilih bergantung pada aroma yang diinginkan dan tujuan penggunaannya. Bahan alami yang umum digunakan untuk menciptakan aroma dupa diekstrak atau disuling untuk menghasilkan senyawa aromatik pekat.
Selain bahan alami, bahan kimia aroma sintetis juga dapat digunakan untuk menciptakan aroma dupa. Bahan kimia ini yang artificial ini dibuat di laboratorium dan dapat meniru aroma bahan alami atau menciptakan wewangian baru. Aroma sintetis seringkali lebih disukai dalam pembuatan parfum karena hasilnya lebih konsisten dan stabil daripada bahan alami.
Baca juga: 7 Parfum Lokal Aroma Minuman yang Manis dan Menyegarkan
Beberapa Jenis Dupa yang Digunakan Pada Parfum
Frankincense → Dupa ini dikenal dengan kemenyan di Indonesia yang merupakan salah satu jenis kemenyan yang paling terkenal, diperoleh dari tanaman Boswellia sacra. Tanaman ini dibudidayakan di Semenanjung Arab, khususnya di Oman dan Yaman. Frankincense terkenal karena aromanya yang manis, woody, dan resinous, sehingga sering digunakan dalam pembuatan parfum.
Myrrh → Jenis dupa lainnya, yaitu Myrrh yang didapatkan dari getah pohon Commiphora yang dijadikan essential oil. Aromanya hangat, sedikit balsamic, dan ada kesan medicinal. Myrrh juga sering dikombinasikan dengan kemenyan untuk menambah kedalaman dan kompleksitas pada wewangian.
Dragon’s Blood → Selain itu, ada jenis Dragon’s Blood yang dihasilkan dari tanaman Croton dan Dracaena yang memiliki aroma berempah, manis, dan sedikit balsamic, serta dapat memberikan karakter unik pada sebuah wewangian.
Copal → Jenis dupa ini diperoleh dari berbagai spesies pohon Copal dan minyaknya memiliki aroma segar seperti lemon dan memberikan kesan ringan dan menyegarkan pada wewangian.
Labdanum → Minyak labdanum didapatkan dari semak Cistus yang memiliki aroma sangat musky dan mirip amber. Biasanya, labdanum digunakan untuk menambah kehangatan dalam wewangian.
Kombinasi Aroma Parfum yang Sering Dipadukan Dengan Dupa
Woody → Dupa berpadu sempurna dengan aroma woody seperti patchouli, cedar, atau cendana untuk menciptakan kesan hangat dan nuansa meditatif.
Spicy → Notes rempah-rempah seperti kayu manis, lada, atau kapulaga dapat menambahkan sentuhan yang menyegarkan pada aroma dupa, serta memberikan kedalaman dan intensitas ekstra pada wewangian.
Amber → Aroma amber yang kaya, jika dikombinasikan dengan dupa, mampu menciptakan suasana sensual dan memikat.
Floral → Wangi bunga-bunga yang lembut seperti mawar, melati, atau lily of the valley dapat menghaluskan aroma dupa yang kuat, sehingga komposisi keseluruhannya lebih seimbang.
Leather → Dupa juga dapat dipadukan dengan aroma leathery untuk menciptakan kontras yang menarik antara kehangatan resin dari dupa dan kesan sensual dari leather.
Rekomendasi Parfum Lokal Dengan Aroma Dupa /Incense:
1. Memory Lane – Kitschy

Top notes: Saffron, Bergamot, Cassis, Cedarwood, Orange, and Tagete
Middle notes: Rose, Jasmine, Spice, Cedarwood, Orange Blossom, and Fruit
Base notes: Sandalwood, Patchouli, Moss, Frankincense, Amber, Musk, Labdanum, and Vanilla
2. Sunday at Monaco – Astrée

Top notes: Bergamot, Orange, Lemon, Mandarin
Middle notes: Clove, Tolu (Resin), Ylang-Ylang
Base notes: Cedarwood, Incense, Myrrh, Vetiver
Baca juga: 6 Macam Aroma Kacang yang Digunakan Pada Parfum
3. L’Heure Doree – Studio Sable

Notes: Red Mandarin EO, Labdanum Abs, Jasmin Sambac Abs, Violet Leaves Abs, Peach accord, Black Tea accord.
4. First Ride – Saudade
Top notes: Saffron
Middle notes: Lily of the Valley, Myrrh, Frankincense
Base notes: Benzoin, Musk, Vanilla
5. Woods - Permenent

Top notes: Bergamot, Clove, Blackpepper
Middle notes: Vetiver, Olibanum, Cedar, Labdanum
Base notes: Guaiac, Amber, Vanilla
Temukan aroma-aroma parfum lainnya dengan fitur fragrance guide WangiLoka.com!





