6 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Lactonic
curated by WangiLoka
WangiLovers yang menyukai wewangian gourmand, pasti familiar dengan aroma lactonic, creamy, milky yang menciptakan kesan hangat dan nyaman. Tetapi, apa sebenarnya wewangian lactonic, dan apa yang membuatnya begitu menarik?
Wewangian lactonic mengandung atau meniru aroma yang diasosiasikan dengan susu atau zat krim. Istilah lactonic berasal dari lactones yang merupakan suatu kelompok senyawa yang mampu menghasilkan aroma lembut, halus, dan seperti susu dalam wewangian. Lactones didapatkan secara alami dari bahan-bahan seperti kelapa, persik, aprikot, dan juga beberapa bunga seperti osmanthus. Senyawa-senyawa ini memberikan kelembutan yang mirip seperti mentega pada komposisi wewangian untuk menawarkan kualitas aroma gourmand yang membangkitkan kenangan akan susu segar, hidangan penutup yang creamy, atau minuman milky.
Meskipun banyak wewangian lactonic sering dianggap sebagai aroma gourmand, wewangian ini juga dapat ditemukan dalam komposisi floral, woody, atau bahkan oriental. Unsur milky menambahkan lapisan kelembutan dan kehangatan, menyeimbangkan aroma yang lebih tajam atau berintensitas.
Tertarik mencoba aroma lactonic? WangiLoka punya enam rekomendasi parfum lokal aroma lactonic yang bisa kamu coba. Simak deretannya, di bawah ini!
1. By the Beach – Speaks to Me
Parfum lokal aroma lactonic yang bernama By the Beach dari Speak to Me, memiliki aroma fruity floral dengan sentuhan lactonic. Terdapat aroma susu yang berpadu dengan buah beri yang manis dan asam tetapi tidak kecut. Dalam parfum ini terdapat aroma marine, namun tidak dominan. Kombinasi notes keseluruhannya seimbang, dilengkapi floral, wood, amber, dan moss. Nuansa dari wewangiannya, seperti sedang menikmati minuman cocktail yang milky dan menyegarkan ketika sedang bersantai di pinggir pantai.
Top notes: Lemon, Bergamot, Berry
Middle notes: Rose, Marine, Jasmine, Milk
Base notes: Cashmeran, Moss, Amber, Sandalwood
2. Jump for Joy – Beverly’s Secret
Pilihan lainnya, ada Jump for Joy dari Beverly’s Secret dengan aromanya yang fruity floral, namun sedikit lactonic. Pada kesan awal, akan mengira aroma green lebih dominan, namun ternyata, aroma yang dihasilkan sangat juicy fruity. Aroma milky yang berpadu dengan buah-buahan segar membuat wangi keseluruhannya lebih smooth dengan dry down yang ringan. Jump for Joy merupakan parfum lokal aroma lactonic yang simple, light but fun and refreshing.
Top notes: Narcisse, Rhubarb, Grapefruit
Middle notes: Almond, Milk
Base notes: Cedarwood, Cashmeran
Baca juga: et cetera Merilis Koleksi Parfum Perdananya Bersama Joylab
3. Ditsy Floura – Tomolab
Selain itu, parfum lokal aroma lactonic dengan sentuhan floral yang bernama Ditsy Floura dari Tomolab memiliki wangi yang unik. Parfum ini memiliki perpaduan aroma bunga magnolia dengan muguet yang memberikan kesan soapy clean. Kombinasi notes dari apple milk dan tepung membuat wangi milky yang lebih kompleks dan berbeda. Aromanya manis tetapi tidak mendominasi dan dapat diibaratkan seperti sprinkles yang melengkapi komposisi keseluruhannya.
Notes: Aldehydes, Magnolia, Matsu Apple Milk, Petalia, Flour, Muguet, Ditsy Solar, Vanilla, Amber
4. Symphony of Borobudur – Project 1945
Parfum lokal aroma lactonic seperti Symphony of Borobudur dari Project 1945 juga tidak kalah unik. Dengan aroma fig yang menjadi tokoh utama, lactonic di sini memberikan efek yang sedikit pahit. Pada middle notes, aroma susu menambahkan kesan creamy yang berpadu dengan sandalwood, menciptakan blending yang sempurna bersama buah fig. Terdapat sentuhan incense yang smoky dikombinasikan dengan vanila, tonka, dan benzoin yang menghasilkan aroma keseluruhan yang manis powdery balsamic, sehingga bernuansa mysterious and deep.
Top notes: Fig, Mandarin Orange, Tuberose
Middle notes: Violet, Incense, Milk, Sandalwood
Base notes: Vanilla, Tonka, Benzoin, Musky
5. Bubble Babe – Joylab
Tidak hanya itu, parfum lokal aroma lactonic ada juga yang dikombinasikan dengan aldehyde, seperti Bubble Babe dari Joylab. Parfum ini mengingatkan pada wangi bayi sehabis mandi karena wanginya yang clean, fresh, dan sedikit sentuhan manis. Aldehyde merupakan aroma yang paling kuat, namun dengan paduan mawar, iris, dan musk, aromanya menjadi lebih lembut. Lactonic di sini lebih memiliki wangi yang soft, creamy, milky yang membuat parfum ini berkesan innocent and youthful.
Top notes: Aldehyde, Creamy, Lemon
Middle notes: Iris, Rose, Milk
Base notes: Musk, Vanilla, Sandalwood
Baca juga: 6 Rekomendasi Parfum Lokal untuk Olahraga
6. Sunday Nap – MMRS
Terakhir, ada Sunday Nap dari MMRS yang merupakan wewangian fruity diberikan sentuhan lactonic, green, dan manis powdery. Pada kesan pertama, terdapat aroma lactonic dan fruity green dari blackcurrant buds. Namun, wangi green di dalamnya tidak mendominasi. Setelah beberapa lama, aroma manis vanila dan powdery muncul dari orange blossom. Secara keseluruhan komposisi aroma pada parfum Sunday Nap ini menciptakan nuansa yang menenangkan.
Top notes: Lactone, Peach, Blackcurrant Buds, Pear
Middle notes: Tuberose, Orange Blossom, Powdery
Base notes: Vanilla, Tonka Bean, Cedarwood, Maltol
Itulah enam rekomendasi parfum lokal aroma lactonic yang dapat menjadi pilihanmu! Selamat mencoba!