Mengenal Aroma Jahe yang Pedas Tetapi Menyegarkan
Jahe adalah bahan rempah yang dikenal luas dan juga digunakan oleh para peracik parfum untuk menciptakan kesan fresh & spicy yang biasanya dipadukan dengan aroma citrus, floral, dan woody. Akar harum dari tanaman Zingiber officinale ini menawarkan aroma menyegarkan yang dapat menambahkan sentuhan eksotis yang hidup pada wewangian, sehingga menghasilkan parfum yang unik dan tak terlupakan.
Awal Mula Jahe dan Perkembangannya

Jahe memiliki sejarah yang panjang, dimulai dari penggunaan dalam pengobatan tradisional Tiongkok dan India. Jahe juga sering digunakan dalam masakan Asia selama ribuan tahun. Seiring waktu, jahe menjadi populer di seluruh dunia dan sekarang digunakan dalam banyak masakan internasional, serta dalam industri parfum.
Jahe berasal dari Asia Tenggara, tempatnya bertumbuh secara alami di iklim hangat dan lembap. Di Tiongkok, jahe telah dibudidayakan selama lebih dari 3000 tahun dan dianggap sebagai tanaman obat yang berharga. Pada abad ke-13, jahe diekspor ke Eropa yang dengan cepat menjadi populer dalam masakan dan pengobatan. Tanaman jahe, kini dibudidayakan di berbagai bagian dunia, termasuk India, Afrika, dan Amerika Latin. Varietas jahe berbeda dalam ukuran, warna, dan rasa, tetapi semuanya memiliki aroma hangat dan pedas yang dinikmati di seluruh dunia.
Baca juga: 6 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Serai
Aroma Jahe Pada Parfum
Dalam pembuatan parfum, jahe digunakan untuk menambahkan kehangatan, rasa pedas, dan kedalaman. Jahe berperan sebagai top/middle notes untuk memberikan aroma segar dan tajam yang berpadu sempurna dengan notes lainnya. Aromanya yang bright & fresh dapat menambahkan kedalaman dan kehangatan pada base notes. Selain itu, jahe membantu meningkatkan daya tahan dan kompleksitas bahan-bahan wewangian lainnya.
Dalam industri parfum, jahe dapat ditemukan dalam bentuk alami dan sintetis. Jahe alami diperoleh dari akar aromatik tanaman jahe, sedangkan jahe sintetis dibuat di laboratorium untuk meniru aroma bahan mentah tersebut. Kedua bentuk tersebut mampu memberikan aroma yang sama, tetapi bahan alami dianggap lebih otentik dan berkualitas lebih tinggi karena asal botaninya.
Jahe sering dipadukan dengan aroma rempah lainnya, seperti kayu manis, pala, dan kapulaga, untuk menciptakan kompleksitas dan kesan yang nyaman. Tidak hanya itu, jahe dapat dikombinasikan dengan aroma jeruk, seperti lemon atau jeruk bali untuk meningkatkan aroma yang penuh energik dan menyegarkan.
Jahe biasanya dikategorikan sebagai aroma rempah dan dikaitkan dengan keluarga wewangian amber. Wewangian amber memiliki profil aroma yang hangat dan eksotis yang menciptakan wangi seperti rempah-rempah, resin, dan woody. Jahe berpadu sempurna dengan bahan-bahan lain seperti amber dan vanili untuk menciptakan wewangian yang kaya dan memikat.
sources: Phlur; Bon Parfumeur
10 Rekomendasi Parfum Lokal Dengan Aroma Jahe
curated by WangiLoka
1. Ginger Pandan Bread – Nostalgy

Notes: Cinnamon, Ginger, Pandan EO, Vanilla, Toasted Sugar
2. Gentle Ginger – USUAL

Top notes: Ginger, Bergamot, Lemon
Middle notes: Spices, Basil
Base notes: Synthetic Musk
3. Anntumma – Anntumma

Top notes: Cardamom, Coffee, Bergamot
Middle notes: Cinnamon, Tobacco, Ginger, Nutmeg
Base notes: Caramel, Vanilla, Patchouli, Agarwood
4. Blois Phantom Ride – Tomolab

Notes: Saffron, Lemon, Ozonic, Ginger, Nutmeg, Labdanum, Patchoulia, White Flower
5. Trace – Aksen Fragrance

Top notes: Lemon,Bergamot, Lime, Mandarin Orange
Middle notes: Neroli, Ginger, Lavender, Jasmine, Lily of the Valley, Cardamom
Base notes: Ambroxan, Guaiac Wood, Black Tea, Sandalwood, Galbanum, Amber, Musk
Baca juga: Soft and Comforting! Ini Rekomendasi Parfum Lokal Powdery
6. Urban Nomad – DIELL

Top notes: Ginger, Sesame, Rose Petals
Middle notes: Urban Lily of the Valley, White Orris, Ambrette, City Vibes
Base notes: Sandalwood, Cashmere Wood, Musky Cloud
7. 1963 – Rumah Atsiri

Top notes: Lemongrass, Lemon, Bergamot
Middle notes: Jasmine, Green Tea, Clove, Ginger
Base notes: White Musk, Amber, Oakmoss
8. Addiction – Permenent

Top notes: Floral, Cedarwood, Geranium, Ginger, Mandarin, Lemon
Middle notes: Amber, Lactone, Nutmeg, Spice, Cedarwood, Lavender, Freesia, Cardamon, Fruity, Olibanum, Rose
Base notes: Musk, Moss, Amber, Sandalwood, Woody, Vanilla, Civet, Tonka
9. Auralis – Dicium Perfume

Top notes: Juniper, Berries, Ginger
Middle notes: Lavender, Mint
Base notes: Vanilla, Tonka, Bean
10. Easy Day - Cave

Top notes: Passion Fruit, Lime, Ginger, Red Apple
Middle notes: Incense, Pepper, Mint
Base notes: Vanilla, Woody
Temukan aroma-aroma parfum lainnya dengan fitur fragrance guide WangiLoka.com!





